seringnya online, kesibukan kuliah yang berkurang, ditinggal pegawai pulang kampung, rupanya memberi hikmah yang sangat besar.
keadaan yang merupakan ujian dari Allah ini yang akan membawa saya menuju jalan-Nya yang lurus untuk menjadi sukses dunia dan akhirat rupanya banyak membuat saya lupa diri, merasa betapa beratnya ujian dari-Nya ini.
saya sering termenung sambil jagain usaha yang sudah berjalan, bertanya-tanya dihati apa sebenarnya makna yang tersirat didalamnya. searching kisah-kisah sukses, buka blog para pengusaha-pengusaha besar.
sejak itu saya tersadar, apa yang saya alami jauh lebih kecil dari apa yang mereka sudah alami. saya bukan apa-apa. ujian saya tidak seberapa. saya kelewatan menilainnya.
akhirnya saya menemukan jawabannya, terima kasih guru-guruku semua. terima kasih teman-temanku. kalian sangat membantu pertumbuhanku.
terima kasih buat istri tercinta yang selalu mensupport, dan buat buah hatiku yang sangat kusayang.
terima kasih juga buat ibuku, beliau yang selalu mendoakan disetiap doanya. memohon akan kesuksesan semua anaknya. hormat dan patuhku untukmu ibu. restui setiap langkahku.
terimakasih Allah, engkau telah menegurku. engkau menunjukkan jalanMu yang lurus itu, tetesan air mata ini hanya penanda betapa naifnya hambamu ini, betapa sesalnya makhlukmu ini.
jalan itu sudah terbuka lebar dimata hambamu ini, teguhkan iman hamba dan kuatkan hamba.
amin ya rabbal allamin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar